Visi program studi agroteknologi adalah sebagai program studi unggulan di Sulawesi yang menghasilkan
SDM yang mampu mengidentifikasi, menganalisis dan merumuskan masalah serta mengembangkan IPTEKS secara tepat menuju sistem budidaya pertanian berkelanjutan dan berjiwa interpreneur pada tahun 2030.
Misi program studi agroteknologi adalah menyelenggarakan Tridharma Perguruan Tinggi dengan memberikan pengetahuan dan keahlian secara komprehensif dan terpadu dalam sistem budidaya pertanian berkelanjutan serta mengembangkan jiwa interpreneur.
Untuk mencapai visi dan misi di atas telah disusun kurikulum dengan mengacu pada peraturan pemerintah yang terkait dan rumusan pokja FKPT-PI. Rumusan tersebut menyatakan bahwa lulusan Perguruan Tinggi Pertanian memiliki satu atau lebih kompetensi yang meliputi:
- Kemampuan merencanakan, merancang dan menerapkan IPTEKS di bidang sistem produksi tanaman secara modern maupun mengangkat kearifan lokal.
- Kemampuan mengevaluasi dan menilai proses produksi tanaman dan pasca panen.
- Kemampuan mengaktualisasikan potensi diri untuk bekerjasama dalam tim yang multidisiplin.
- Keberanian memulai, melaksanakan dan mengembangkan usaha inovatif bidang produksi tanaman dalam pertanian berkelanjutan.
- Kemampuan berkomunikasi & menjalin kerjasama secara efektif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
- Kemampuan berinovasi dalam menerapkan IPTEKS di bidang budidaya pertanian ke dalam praktek bisnis.
- Kemampuan menerapkan etika bisnis pertanian yang berwawasan lingkungan.
- Kemampuan mengidentifikasi, menganalisis dan merumuskan masalah secara tepat mengenai sistem budidaya pertanian yang berkelanjutan.
- Kemampuan merancang & melaksanakan penelitian serta menginterpretasikan data secara profesional.
- Kemampuan merekomendasikan penyelesaian masalah secara tepat dalam sistem budidaya pertanian yang berkelanjutan.
- Kemampuan belajar sepanjang hayat.
- Kemampuan berfikir analitis & sintesis dengan memperhitungkan dampak penyelesaian masalah secara global dalam berkehidupan bermasyarakat.
- Kemampuan sebagai fasilitator, motivator & mediator secara sistematik dan efektif.
Pada tahun 2007 dan 2008, program studi agroteknologi memperoleh dana hibah kompetisi A1 dari DIKTI berdasarkan proposal hibah yang dikirim tahun 2006. Dana tersebut digunakan untuk penataan administrasi dan peningkatan mutu PBM dengan melakukan pelatihan dan lokakarya serta pengadaan peralatan pendukung.
Pada program studi agroteknologi, mahasiswa yang menggunakan kurikulum 2008 tidak melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) tetapi melaksanakan kuliah kerja profesi agroteknologi (KKPA) dengan bobot sks 4 dan pelaksaannya selama 2 bulan yang terdiri dari 1 bulan di kantor dan 1 bulan di lapangan. Melalui KKPA diharapkan akan dapat mencapai kompetensi lulusan sesuai yang diharapkan. Kuliah kerja profesi agroteknologi angkatan I dilaksanakan pada bulan Juli s.d. September 2011 dengan lokasi kantor Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan, Badan Ketahanan Pangan, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Kehutanan, dan 10 desa/kelurahan di kecamatan Poso Pesisir.
Sejak tahun 2007 s.d. 2011 jumlah mahasiswa baru cenderung membaik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dapat dilihat pada table di bawah ini.
Tabel 1. Jumlah mahasiswa baru menurut program studi periode 2007 s.d. 2011
|
Tahun |
PS Agroteknologi |
PS produksi Ternak |
Jumlah |
|
2007 |
44 |
23 |
67 |
|
2008 |
77 |
21 |
98 |
|
2009 |
79 |
11 |
90 |
|
2010 |
63 |
16 |
79 |
|
2011 |
78 |
15 |
93 |
|
Jumlah |
341 |
86 |
427 |
Selama periode 2007 s.d. 2011 Fakultas Pertanian Universitas Sintuwu Maroso berhasil meluluskan 37 orang mahasiswa yang terdiri dari 24 orang dari program studi agroteknologi dan 13 orang dari program studi produksi ternak. Rincian jumlah lulusan menurut program studi setiap tahun disajikan pada table 2.
Tabel 2. Jumlah lulusan menurut program studi periode 2007 s.d. 2011
|
Tahun |
PS Agroteknologi |
PS produksi Ternak |
Jumlah |
|
2007 |
4 |
4 |
8 |
|
2008 |
4 |
2 |
6 |
|
2009 |
7 |
1 |
8 |
|
2010 |
5 |
0 |
5 |
|
2011 |
4 |
6 |
10 |
|
Jumlah |
24 |
13 |
37 |
Sampai tahun 2011, kegiatan kemahasiswaan yang aktif adalah Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) Fakultas, Himpunan Jurusan Agroteknologi dan Agricultur study club. Selain melakukan kegiatan musyawarah besar (Mubes), organisasi ini juga aktif mengikuti kegiatan di luar kampus yang dilakukan di perguruan tinggi lain.
Agriculture study club yang baru terbentuk tahun 2010 mempunyai kegiatan antara lain melakukan budidaya tanaman dalam pot di screen house. Himpunan mahasiswa jurusan agroteknologi melakukan kegiatan praktek budidaya tanaman di lahan salah satu anggota himpunan selain mengikuti pertemuan himpunan tingkat regional dan nasional.







