“Dengan terlaksananya wisuda Sarjana ini, seluruh alumni yang ada dengan ilmu yang dimilikinya diharapkan mampu berperan aktif ditengah masyarakat untuk mendorong percepatan dan pertumbuhan ekonomi di Sulteng, khususnya Kabupaten Poso,” - Longki Djanggola, Gubernur Sulteng -

Longki: Lulusan Unsimar Harus Mampu Bersaing Hadapi MEA

Universitas Sintuwu Maroso (Unsimar) Poso, Provinsi Sulawesi Tengah untuk kesekian kalinya kembali mewisuda 754  sarjana untuk Strata Satu (S1) dari 8 Program Studi (Prodi) yang ada. Wisuda Sarjana yang ke 22 tersebut digelar dalam acara Dies Natalis ke 29 yang bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Puselemba, Kecamatan Poso Kota Utara, Selasa (15/9/2015)

Dari 754 jumlah sarjana yang diwisuda terdiri dari Fakultas Pertanian 115 orang, Fakultas Ekonomi 162 orang. Fakultas Perguruan dan Pendidikan 209 orang, Fakultas Tehnik 61 orang, Fakultas Hukum 79 orang  dan Fisip 128 orang.  

Untuk yang pertama kalinya, Dies Natalis dan wisuda Sarjana Unsimar Poso dihadiri langsung oleh Gubernur Sulteng Longki Djanggola berserta rombongan dan guru besar Fakultas ekonomi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang juga Kepala Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Prof. DR. Mansur Rami yang ikut membawakan orasi ilmiah.

Dalam orasi ilmiah yang berlangsung selama 30 menit tersebut, dihadapan ratusan wisudawan dan wisudawati. Mansur Rami yang juga mantan Rektor UMI Makassar menegaskan, agar kedepan Civitas Akademika Unsimar Poso dari sisi Tri Darma Perguruan Tinggi kedepan lebih maju dan meningkat.

“Dari sekian ribu wisudawan dan wisudawati yang telah ditelurkan Unsimar Poso yang sudah terakreditasi, setidaknya sudah harus mampu bersaing dengan beberapa perguruan tinggi yang ada baik di Sulteng ataupun diluar Sulawesi,” ujar Mansur Rami.

Senada dengan Mansur Ramli, Gubernur Sulteng Longki Janggola  saat memberikan sambutan dalam acara Dies Natalis tersebut juga memberikan apresiasi, dan harapan terhadap seluruh peserta wisuda lulusan S1 Unsimar Poso yang dianggap secara ilmu dan keterampilan telah mampu bersaing. Menurut Longki, alumni Unsimar yang kini sudah tersebar diseluruh nusantara dianggapnya sebagai generasi cerdas dengan tingkat SDM yang sudah tidak diragukan lagi.

“Dengan terlaksananya wisuda Sarjana ini, seluruh alumni yang ada dengan ilmu yang dimilikinya diharapkan mampu berperan aktif ditengah masyarakat untuk mendorong percepatan dan pertumbuhan ekonomi di Sulteng, khususnya Kabupaten Poso,” ujar Longki.

Ditambahkannya, lulusan S1 asal Sulteng secara kualitas dianggapnya telah mampu untuk bersaing dengan para lulusan S1 negara-negara Asean. Hanya saja, menurut Gubernur, lulusan S1 perguruan tinggi dari Sulteng masih terkendala dengan minimnya penguasaan bahasa asing, termasuk bahasa Ingris yang masih rendah.

“Tidak ada kata lambat bagi mereka yang ingin maju, sebab bahasa asing ini akan sangat membantu dan sekaligus memudahkan kita saat berkomunikasi dengan warga Negara lain, khususnya yang tergabung dengan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) yang dalam waktu dekat akan diberlakukan juga,” jelasnya. 

Sebelumnya, acara Dies Natalis yang ke 29 tersebut di pimpin langsung oleh Rektor Unsimar Poso Kisman Lantang yang turut didampingi oleh seluruh Dosen dan Dekan masing-masing dari Enam Fakultas yang ada. Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh  Plh Bupati Poso Sin Songgo beserta sejumlah unsur Muspida dan beberapa tamu undangan lainnya. (Sumber : Metro Sulawesi)