Bertempat di Senate Meeting Room Unsimar pada hari Senin (13/11) dilaksanakan Seminar dengan Tajuk "Peran Gender, Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Strategi Nafkah di Kabupaten Poso". Seminar yang merupakan hasil kerjasama LPPM Unsimar dengan Fakultas Ekologi Manusia IPB ini dihadiri 50 orang peserta yang merupakan mahasiswa, dosen, utusan SKPD, LSM, Dewan Adat Kab Poso dan Masyarakat.

Fokus seminar ini diantaranya untuk membahas beberapa hal yang menimbulkan pertanyaan bagaimana masyarakat mengatur strategi bertahan hidup yang adil gender selama ini, bagaimana bentuk usaha pertanian organik dan pengelolaan lingkungan akan berkontribusi pada peningkatan keberdayaan sosialekonomi perempuan dan laki-laki korban konflik, bagaimana mengatur hak pengelolaan sumberdaya agraria yang adil gender bagi seluruh komunitas di wilayah Kabupaten Poso, serta bagaimana pola pemberdayaan masyarakat yang tepat untuk mengembalikan lagi sendi-sendi kehidupan bermasyarakat di Poso.

Acara yang berlangsung hingga pukul 15.00 Wita ini dibuka oleh Rektor Unsimar sekaligus membawakan materi sebagai keynote speaker dengan judul Peran Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat dengan Mengembangkan Pertanian Organik di Kabupaten Poso. Dalam pemaparannya, Rektor Unsimar menyampaikan bahwa selama ini, Perguruan Tinggi telah terlibat langsung dalam pengembangan sistem pertanian organik berkelanjutan melalui beberapa program diantaranya penelitian dosen dan mahasiswa yang mengarah kepada pertanian organik berkelanjutan, serta pengabdian kepada masyarakat melalui penguatan ekonomi petani, penyuluhan, BIMTEk bahkan melalui pengembangan desa Binaan kerjasama dengan Pemda Kab Poso di Desa Mekarsari untuk pengembangan pertanian organik. Keynote speaker yang lain yaitu Ibu Lian Gogali, M.Hum dan perwakilan Bapelitbangda Kab Poso Ibu Erni Olivia Malaka, S.T.,M.T. turut membawakan materi berkaitan dengan tema seminar.

Dalam pelaksanaan seminar ini tiga orang pemateri membawakan pemaparan diskusi panel. Dr. Ita Mowidu, pembicara dari Fakultas Pertanian Unsimar membawakan materi dengan judul Pengelolaan Keracunan Fe melalui pemberian Bahan Organik untuk meningkatkan Produksi Padi Sawah Rawa Lebak yang mengandung Fe tinggi di Poso. Selanjutnya, Dr. Ekawati Sri Wahyuni pembicara dari IPB menyampaikan materi yang berjudul Analisis Gender dalam Pengelolaan Sumberdaya Agraria dan Strategi Nafkah di Kabupaten Poso. Dr. Saharuddin, juga merupakan pembicara dari IPB menyampaikan materi dengan judul Inovasi Kelembagaan Partisipasi Pengembangan Pertanian Organik untuk Menjangkau Kelompok Miskin dan Marginal di Poso Pesisir.

Sekretaris LPPM Unsimar, Sudarto Usuli, S.E.,M.M., menyambut baik kerjasama yang dilakukan ini serta berharap agar kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk partisipasi nyata Perguruan Tinggi dalam mengemban tri darma perguruan tinggi. Dalam kesempatan lain pula Rektor Unsimar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Fakultas Ekologi Manusia IPB dan pihak LPPM Unsimar atas kerjasama ini dan berharap kedepan dapat terus terjalin dan dikembangkan lebih baik lagi. (Gs)