Universitas Sintuwu Maroso menjadi tuan rumah Kunjungan Forum Koordinasi Kerukuran Antar Umat Beragama Provinsi Sulawesi Tengah dan Pelaksanaan Dialog Kebangsaan pada hari Jumat 17 November 2017. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Poso, Perwakilan Kesbangpol Kab Poso, Kakanwil Kemenag Prov Sulteng, FKUB Kab Poso, Kodim 1307, Para Wakil Rektor, Pimpinan Fakultas, Program Studi, Dosen, dan Pejabat dilingkungan Universitas Sintuwu Maroso.

Acara yang berlangsung di Senate Meeting Room Unsimar ini dihadiri sekitar 40 orang yang merupakan perwakilan dari akademisi, pemerintah daerah dan FKUB Kabupaten berlangsung hingga pukul 11.30. Bapak Wakil Bupati Poso, Ir. T. Samsuri, M.Si., hadir mewakili Bupati Poso. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas kehadiran FKUB Provinsi Sulawesi Tengah juga kepada pihak Universitas Sintuwu Maroso yang telah memfasilitasi terselenggaranya acara ini. Beliau menyampaikan pula bahwa Poso adalah daerah kondusif yang tidak pernah terjadi konflik dan telah terbukti dengan telah terselenggaranya event-event besar yang berjaan baik dan tidak ada masalah keamanan. Pemerintah daerah Kabupaten Poso juga juga selama ini dilaporkan telah menjalin kerjasaa dengan FKUB melakukan koordinasi dalam mencegah sedini mungkin hal-hal yang menjadi potensi masalah sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan. Beberapa waktu belakangan ini juga Pemda Poso beberapa kali menerima kunjungan dari FKUB daerah lain yang melakukan studi banding di Poso.

Ir. T. Samsuri, M.Si., menutup sambutannya dengan pesan agar kiranya kegiatan-kegiatan seperti ini senantiasa bermanfaat dalam melindungi gnerasi muda khususnya mahasiswa yang sekarang ini begitu mudah terpapar informasi-informasi di media elektronik dan internet. Beliau berharap agar anak-anak generasi muda semakin memahami dan mampu mengedepankan toleransi sebagai kunci kebersamaan dan berharap kiranya Poso dapat menuju semboyan Cerdas, yakni Ceria, Elok, Ramah, Damai, Adil dan Sejahtera.

Rektor Unsimar pada kesempatan ini pula menyampaikan sambutannya yang diawali dengan ucapan selamat datang kepada FKUB Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam sambutannya, Kisman Lantang, S.E.,M.Si., menjelaskan kondisi umum kampus Unsimar sebagai kampus yang multi budaya, toleransi yang terdiri dari berbagai agama, suku dan budaya. Rektor menyampaikan, "di Unsimar semua agama, suku dan budaya di Indonesia dapat ditemukan, karena disini kita semua saling toleransi".

Dalam kegiatan ini pula, Ketua UMUM FKUB Sulteng, Drs. Jamaludin Mariadjang, M.Si, yang sekaligus akademisi Universitas Tadulako menyampaikan pemaparannya mengenai Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2006 dan Nomor 9 Tahun 2006. Beliau mengutarakan dalam sambutannya bahwa Unsimar menjadi niatan pertama kunjungan ke Kampus di Sulawesi Tengah karena menurutnya Unsimar adlah Laboratorium Kebhinekaan itu sendiri. "Disini ujian itu pernah terjadi, dan telah dibuktikan pada sejarah bahwa bangsa kita ini ditakdirkan berdiri di atas keberagaman", ujar dosen Sosiologi FISIP Untad ini. Beliau mengungkapkan bahwa Poso adalah salah satu pengalaman sejarah yang menguji prinsip nation state sebab disini terdapat beragam suku dan agama yang diuji oleh suatu proses yang telah dilewati dengan luar biasa. Universitas Sintuwu Maroso sebagai kampus swasta terbesar di kabupaten Poso diharapkan menjadi lokomotif untuk mendorong tercapainya upaya-upaya memajukan kerukuran antar umat beragama.

Setelah pemaparan acara dilanjutkan dengan dialog kebangsaan sekaligus diskusi membahas fenomena budaya, kerukunan umat dan kearifan lokal yang ada di Poso. Para peserta yang hadir mengikuti jalannya diskusi dengan antusias serta diwarnai proses tanya jawab antara peserta dan pemateri yang hadir. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama bersama.